Saturday, August 16, 2014

Maaf Yang Sama

Malam ini mengurungkan niat keluar dan memilih untuk membunuh malam di teras rumah, menikmati ribuan cahaya memesona di atas sana sambil ditemani secangkir susu coklat hangat, beberapa helai roti bakar coklat keju buatan sendiri dan lagu lama yang tentu masih bersahabat di telinga, entah siapa penyanyi nya yang jelas lagu enak ini berjudul First Love.

Berhenti menulis sejenak dan menyeruput susu coklat sambil mendongakkan kepala ke atas dan tersenyum seakan dapat bicara pada mereka yang bersinar di atas sana.

Teras rumah adalah bagian yang menginspirasi kedua setelah kamar. Entahlah, duduk di sini malam hari membuat ku lebih hidup dan menyatu dengan alam sekitar. Beberapa tumbuhan hijau, suara hewan yang lumrah di dengarkan di malam hari, hembusan angin. Merasa aku bagian dari mereka yang tak terpisah

Barangkali boleh kita duduk di sini bersama. Berbagi cerita dan tawa seakan malam milik bersama.

Malam ini malam kemerdekaan, banyak bendera yang terpasang di tiap rumah, dan lorong perumahan. Merah putih bergoyang karena hembusan angin yang menggoda manja. Tak henti untuk tersenyum di malam ini. Entahlah.

Tidak, tidak sedang jatuh cinta. Hanya saja mensyukuri atas apa yang Allah berikan selama ini. Atas nikmat dunia, segala ujian yang terjadi belakangan ini. Bagaimana bisa aku berdiri setegar dan sekuat ini kalau bukan karena-NYA.

Maaf.
Terbesit kata itu dikepala dan ingin menuangkan dalam tulisan malam ini.

Ada orang yang mudah minta maaf, ada pula yang mudah memafkan. Ada yang susah minta maaf, ada pula yang susah memafkan.

Nyatanya dalam perjalanan hidup setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan. Di sengaja atau tidak, dalam tindakan atau ucapan, sadar atau tidak mereka bersalah. Bermacam. Sama hal nya perasaan ku saat dekat kamu, bermacam, hanya saja rasa nyaman lebih unggul.

Kalian pernah menemukan manusia tolol kah? Iya manusia tolol adalah manusia yang memohon maaf untuk kesalahan yang sama dan sudah berulang kali dilakukan. Barangkali kata tolol terlalu kasar, sila perhalus sendiri. Tapi kalau sependapat dengan ku ya memang sepantasnya begitu. Hehe, sesekali memaksa bukan lah masalah.

"Don't bother apologizing if you're just going to continue doing the things you said sorry for."

Manusia seperti ini memang butuh di sekolahkan lagi dengan ilmu kehidupan permaafan. Maaf sendiri bukan lah kata yang susah diucapkan. Hanya saja terasa muak jika sering di perdengarkan ratusan kali karena perbuatan yang selalu sama. Tidak kah begitu?

"Tuhan Maha Pemaaf, masa sesama manusia ga mau maafin?"
Tolong jangan lah mengatas namakan Tuhan kalau ibadah hanya ala kadarnya, datang ke Tuhan kalau lagi butuh. Memang ga ada salah nya, tapi apa ga malu?

Tidak kah bosan menjadi manusia yang hanya bisa meminta maaf ratusan kali saat melakukan kesalahan yang sama? Tidak kah bosan menjadi bahan pembicaraan di luar sana? Tidak kah bosan merasa selalu gagal?
"Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda" iya untuk orang-orang yang berjuang, kerja keras dan selalu berdoa. Tidak untuk manusia tanpa usaha.

Terlalu banyak kata maaf tidak menjadikanmu hebat. Sadar lah, perbaiki kesalahan dan masalah mu dengan tepat, agar tidak terulang di kesalahan yang sama.

"Keledai tidak akan jatuh dilubang yang sama" hari ini keledai terjatuh karena tidak melihat kalau jalan yang biasa dilalui mendadak ada lubang. Esoknya dia tahu kalau jalan itu berlubang, dia mencari jalan lain untuk bisa sampai tempat penuh rerumputan hijau. Hewan saja paham bagaimana harus bertindak, masa manusia tidak?

Maaf, adalah kata ajaib. Jangan sering terucap karena kesalahan yang sama. Karena orang lain tak akan menganggap sebuah penyesalan mendalam.

0 komentar:

Post a Comment

© Untaian Kata Dalam Cerita, AllRightsReserved.